Bapenda Makassar Jadi Rujukan Nasional Pengelolaan Penagihan Pajak

Bapenda Makassar ditunjuk sebagai lokus Study Visit dalam kegiatan Bimbingan Teknis (Bimtek) Keuangan Daerah bertajuk Kelas Penagihan Pajak Daerah, yang diselenggarakan pada Kamis (11/6/2026). (IST)

MAKASSARINSIGHT.com - Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Kota Makassar kembali mendapat pengakuan di tingkat nasional. Bapenda Makassar ditunjuk sebagai lokus Study Visit dalam kegiatan Bimbingan Teknis (Bimtek) Keuangan Daerah bertajuk Kelas Penagihan Pajak Daerah, yang diselenggarakan pada Kamis (11/6/2026).

Kegiatan tersebut merupakan inisiatif Direktorat Jenderal Perimbangan Keuangan (DJPK) Kementerian Keuangan RI bekerja sama dengan Fakultas Ekonomi dan Bisnis (FEB) Universitas Hasanuddin. Program ini bertujuan memberikan pembelajaran langsung kepada peserta mengenai praktik terbaik pengelolaan dan penagihan pajak daerah yang diterapkan Pemerintah Kota Makassar.

Rombongan peserta Bimtek diterima langsung oleh Pelaksana Tugas (Plt) Sekretaris Bapenda Kota Makassar, Zamhir Islamie Hatta, di Aula Kantor Bapenda Makassar. Kunjungan tersebut menjadi bagian dari proses pembelajaran lapangan untuk melihat implementasi sistem penagihan pajak daerah yang dinilai efektif dalam meningkatkan Pendapatan Asli Daerah (PAD).

Dalam sesi pemaparan, jajaran Bapenda Makassar menjelaskan berbagai strategi dan inovasi yang diterapkan untuk mengoptimalkan penerimaan pajak daerah. Upaya tersebut mencakup pendekatan persuasif kepada wajib pajak, penguatan pengawasan, hingga penegakan hukum terhadap wajib pajak yang tidak memenuhi kewajibannya sesuai ketentuan peraturan perundang-undangan.

Bapenda Makassar juga mempresentasikan pemanfaatan teknologi digital melalui dashboard monitoring secara real-time. Sistem tersebut digunakan untuk memantau potensi kebocoran penerimaan pajak sekaligus meningkatkan efektivitas pengawasan dan pengambilan keputusan dalam proses penagihan.

Selain itu, peserta memperoleh pemahaman mengenai standar operasional prosedur (SOP) penagihan pajak yang diterapkan Bapenda Makassar. Standardisasi tersebut menjadi bagian penting dalam menjaga transparansi, akuntabilitas, serta kepastian pelayanan kepada masyarakat.

Plt Sekretaris Bapenda Makassar, Zamhir Islamie Hatta, mengatakan penunjukan Bapenda Makassar sebagai lokus Study Visit merupakan bentuk apresiasi atas berbagai inovasi yang selama ini dikembangkan dalam pengelolaan pajak daerah.

“Ini merupakan kehormatan sekaligus bukti bahwa sistem penagihan fiskal yang kami terapkan berada pada jalur yang tepat. Kami berharap momentum ini menjadi ruang berbagi pengalaman dan praktik terbaik untuk memperkuat kemandirian fiskal daerah di Indonesia,” ujar Zamhir.

Ia berharap kegiatan tersebut dapat mendorong transfer pengetahuan dan pertukaran praktik terbaik antar pemerintah daerah sehingga kualitas pengelolaan keuangan daerah semakin efektif, transparan, akuntabel, serta mampu meningkatkan kapasitas fiskal daerah secara berkelanjutan.

Penunjukan Bapenda Makassar sebagai lokasi studi lapangan juga semakin mengukuhkan posisi Kota Makassar sebagai salah satu daerah yang menjadi rujukan nasional dalam pengembangan sistem pengelolaan pendapatan daerah berbasis inovasi dan digitalisasi. (****)

Editor: El Putra
Bagikan
Isman Wahyudi

Isman Wahyudi

Lihat semua artikel

Related Stories