Perumda Parkir Makassar Perketat Pengawasan, Jukir Liar Ditindak

IST (IST)

MAKASSARINSIGHT.com — Perusahaan Umum Daerah (Perumda) Parkir Makassar terus memperkuat pengawasan terhadap praktik juru parkir liar yang dinilai meresahkan masyarakat dan berpotensi menimbulkan kebocoran pendapatan daerah.

Langkah tersebut ditegaskan melalui patroli rutin dan operasi penertiban yang dilakukan Tim Reaksi Cepat (TRC) di berbagai titik rawan parkir ilegal di Kota Makassar. Salah satu penindakan terbaru dilakukan di kawasan Jalan Veteran Utara, saat petugas menemukan jukir yang beroperasi tanpa izin resmi.  

Dalam operasi tersebut, petugas menyita atribut berupa rompi parkir yang digunakan pelaku setelah dipastikan tidak terdaftar dalam database resmi Perumda Parkir Makassar. Penindakan dilakukan sebagai bentuk komitmen menjaga ketertiban dan memastikan sistem parkir berjalan sesuai aturan.  

Kepala Bagian Humas Perumda Parkir Makassar, Asrul B, menegaskan bahwa seluruh jukir wajib memiliki identitas dan administrasi resmi. Menurutnya, keberadaan jukir liar tidak hanya merugikan masyarakat, tetapi juga berdampak pada potensi kebocoran pendapatan asli daerah (PAD) dari sektor parkir.  

Direktur Operasional Perumda Parkir Makassar, Andi Ryan Adrianto, bahkan mengungkapkan bahwa di lapangan jumlah “jukir bantu” disebut lebih banyak dibanding jukir resmi. Kondisi itu diduga dipicu praktik penguasaan lahan parkir oleh oknum tertentu.  

Karena itu, Perumda Parkir memastikan pengawasan akan diperketat melalui patroli sejak pagi hingga malam hari. Setiap laporan masyarakat juga akan langsung ditindaklanjuti guna meminimalkan praktik pungutan liar di ruang publik.  

Fenomena jukir liar sendiri belakangan menjadi sorotan di Makassar. Sejumlah kasus pungutan parkir tanpa karcis hingga aksi premanisme sempat viral di media sosial dan memicu keresahan warga. Bahkan aparat kepolisian juga turun tangan menindak sejumlah pelaku yang dianggap meresahkan masyarakat.  

Selain melakukan penindakan, Perumda Parkir juga menggencarkan edukasi kepada masyarakat agar lebih selektif saat membayar parkir. Warga diminta memastikan jukir menggunakan atribut resmi serta meminta karcis sebagai bukti pembayaran sah.  

Pengawasan ketat ini menjadi bagian dari upaya penataan parkir yang lebih tertib dan transparan di Kota Makassar. Perumda Parkir berharap langkah tersebut dapat meningkatkan rasa aman pengguna kendaraan sekaligus menekan praktik parkir liar yang selama ini menjadi keluhan masyarakat. (****)

Editor: El Putra
Isman Wahyudi

Isman Wahyudi

Lihat semua artikel

Related Stories