Wali Kota Appi Cek Air PDAM di Kerung-Kerung, Pastikan Keluhan Warga Teratasi

Selasa, 14 Juli 2026 14:24 WIB

Penulis:El Putra

Editor:El Putra

7682390d-6ee1-4df7-8cfb-43108d694e9d.jpeg
(null)

MAKASSARINSIGHT.com – Wali Kota Makassar Munafri Arifuddin turun langsung meninjau distribusi air bersih di kawasan Jalan Kerung-Kerung, Kecamatan Makassar, untuk memastikan pasokan air Perumda Air Minum kembali mengalir ke rumah-rumah warga. Kunjungan tersebut dilakukan sebagai tindak lanjut atas keluhan masyarakat yang sempat mengalami gangguan distribusi air selama beberapa waktu terakhir.

Dalam peninjauan yang berlangsung pada Senin (13/7/2026), Munafri menyusuri Lorong 12 dan mendatangi sejumlah rumah warga. Bahkan, ia meminta izin kepada pemilik rumah untuk memeriksa langsung aliran air dari keran hingga ke bagian dapur guna memastikan layanan Perumda Air Minum benar-benar kembali normal.

Menurut Munafri, pengecekan secara langsung penting dilakukan agar pemerintah memperoleh gambaran riil mengenai kondisi yang dialami masyarakat, bukan hanya berdasarkan laporan administratif.

“Saya datang ke sini untuk memastikan sendiri apakah setelah dilakukan pembenahan oleh direksi PDAM, air benar-benar sudah mengalir ke rumah-rumah warga,” ujar Munafri.

Baca Juga: 

Ia menegaskan, kehadiran pemerintah di lapangan merupakan bagian dari komitmen untuk memastikan setiap persoalan pelayanan dasar segera ditangani hingga tuntas.

“Hari ini saya melihat langsung hasilnya. Alhamdulillah air sudah mengalir. Ini yang ingin kita pastikan, bahwa setiap keluhan masyarakat harus ditindaklanjuti sampai benar-benar selesai, bukan hanya sebatas laporan,” katanya.

Sebelumnya, kawasan Kerung-Kerung menjadi salah satu titik yang terdampak gangguan distribusi air bersih akibat menurunnya pasokan air baku pada musim kemarau. Kondisi tersebut sempat dikeluhkan warga karena memengaruhi kebutuhan sehari-hari.

Sebagai langkah penanganan, Perumda Air Minum Kota Makassar melakukan berbagai upaya, mulai dari injeksi air ke jaringan distribusi, pengiriman mobil tangki, hingga pembenahan sistem distribusi untuk mengatasi gangguan yang berdampak pada sekitar 100 hingga 200 kepala keluarga.

Kepala Wilayah IV Perumda Air Minum Kota Makassar, Fitria Gasim, menjelaskan gangguan distribusi dipicu oleh penurunan debit air baku yang masuk ke wilayah pelayanan dalam kota.

Menurutnya, debit air yang diterima sebelumnya hanya sekitar 200 liter per detik, jauh di bawah kebutuhan normal yang idealnya mencapai 400 hingga 550 liter per detik.

“Kalau suplai air yang masuk bisa mencapai 400 sampai 550 liter per detik, masyarakat bisa menikmati air bersih secara maksimal. Namun karena debitnya tidak stabil, wilayah seperti Kerung-Kerung ikut terdampak,” jelas Fitria.

Untuk memperkuat distribusi air, Perumda Air Minum juga telah menyelesaikan perbaikan intake dan pompa pada sistem yang dikelola pihak ketiga, PT Teraya.

Baca Juga: 

Selain itu, perusahaan daerah tersebut mulai melakukan penyambungan pipa baru dari jalur CPJ dan Somba Opu menuju wilayah utara sebagai alternatif distribusi tambahan guna meningkatkan stabilitas pasokan air bersih.

Fitria optimistis langkah tersebut akan memperkuat jaringan distribusi sehingga masyarakat dapat menikmati layanan air bersih yang lebih andal, terutama saat musim kemarau.

“Setelah seluruh proses pengerjaan selesai, masyarakat diharapkan dapat kembali menikmati suplai air yang lebih stabil,” pungkasnya. (****)