Resmi! PGN Umumkan Pemenang Promosi Jargas di Program Bedah Dapur GasKita Periode II dan III

Kamis, 13 Oktober 2022 16:17 WIB

Penulis:Redaksi

Editor:Redaksi

WhatsApp Image 2022-10-13 at 15.45.11.jpeg
Istimewa (Istimewa)

Jakarta -- Subholding Gas Pertamina, PT PGN Tbk, mengumumkan undian Program Bedah Dapur Gaskita Periode 2 dan 3 (Agustus dan September 2022) dengan hadiah paket renovasi dapur masing-masing senilai Rp 40 juta. Pada periode ke-2 dan 3 ini diikuti oleh 2.122 pendaftar yang dimenangkan oleh Ibnu Hani dengan nomor registrasi 22080030343 dan Pristi Ishmah Nuan dengan nomor registrasi 22090040310.

Program Bedah Dapur GasKita merupakan program promosi untuk calon pelanggan yang berminat untuk dipasang jaringan gas bumi rumah tangga dan diikuti masyarakat yang berada di wilayah penetrasi pembangunan jargas PGN 400.000 sambungan rumah (SR).

Pengundian pemenang Bedah Dapur Gaskita kali ini dilakukan secara daring dan juga dihadiri oleh perwakilan manajemen PGN, perwakilan Kementerian Sosial RI dan Notaris. Seperti pemenang pada periode pertama, pemenang akan mendapatkan paket renovasi dapur bergaya Japan yang natural, simple, fungsional, dan tetap estetik walau menggunakan instalasi pipa gas bumi.

“PGN mengucapkan banyak terima kasih atas antusiasme masyarakat mendaftar untuk berlangganan gas maupun mengikuti undian Bedah Dapur GasKita. Meski program ini berakhir, PGN tetap semangat mengajak masyarakat untuk menggunakan GasKita dengan mendaftar berlangganan melalui website pgas.id,” ujar Direktur Sales dan Operasi PGN, Faris Aziz, (13/10/2022).

Secara bertahap PGN melanjutkan penambahan jaringan gas rumah tangga agar dapat membantu pemerintah mencapai target 4 juta SR pada tahun 2024. Tahun 2022, PGN akan melaksanakan pembangunan jargas sebanyak 400.000 SR dengan skema investasi internal PGN. Selain menggencarkan investasi mandiri, PGN juga menjajaki kerjasama dengan partner seperti BUMD dan pengembang.

“Jargas dapat menjadi pilihan energi masyarakat yang praktis, ramah lingkungan, dan masyarakat dapat saving untuk pengeluaran biaya energi per bulan 20 sampai 30 persen,” ujar Faris.

Faris melanjutkan bahwa jargas berasal dari gas alam di bumi Indonesia dan tidak bergantung pada impor energi, sehingga bisa mandiri dalam energi dan didapatkan kestabilan harga dalam jangka panjang. Tidak hanya jargas rumah tangga, nilai lebih gas bumi tersebut juga dapat dinikmati oleh pelanggan kecil/ UMKM dan komersial industri. Oleh karena itu, PGN berharap pemerintah dan seluruh stakeholder memberikan dukungan penuh dalam upaya memperluas utilitasi gas bumi di masyarakat.