Kawasan Gunung Karst di Maros Pangkep Ditetapkan Sebagai UNESCO Global Geopark

Kamis, 08 September 2022 21:20 WIB

Penulis:El Putra

Editor:El Putra

3A9DDB16-F809-41ED-B495-184B0FF892B2.jpeg
Geopark Maros Pangkep. (INT)

GEOPARK Maros-Pangkep ditetapkan sebagai UNESCO Global Geopark (UGGp) oleh Pusat Pendidikan, Keilmuan, dan Kebudayaan PBB (UNESCO).

Keputusan masuknya Geopark Maros Pangkep tersebut diambil melalui Rapat Dewan Council Geopark UNESCO di Satun, Thailand.

Masuknya Geopark Maros Pangkep sebagai UNESCO Global Geopark disambut bahagia oleh Gubernur Sulsel Andi Sudirman Sulaiman.

Dia menyampaikan menyambut baik dan menyampaikan rasa syukur atas capaian ini. “Alhamdulillah Geopark Maros-Pangkep dalam rapat Dewan Council Geopark UNESCO di Satun Thailand telah disetujui dan direkomendasikan sebagai anggota baru UNESCO Global Geopark,” katanya, Kamis (8/9/2022).

Sudirman Sulaiman juga mengapresiasi kepada sejumlah pihak yang berusaha dan berkontribusi sehingga Geopark Maros Pangkep masuk sebagai UNESCO Global Geopark, seperti Dinas Pariwisata Provinsi Sulawesi Selatan dan seluruh pihak.

“Terima kasih kepada Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Provinsi Sulawesi Selatan, Pemerintah Kabupaten Maros, Pemerintah Kabupaten Pangkep, Badan Pengelola Geopark Nasional Maros-Pangkep, serta dukungan dan kerja keras semua pihak serta lapisan masyarakat Maros dan Pangkep,” beber Sudirman Sulaiman.

Jika tidak ada aral melintang, penetapan resmi akan dilaksankan melalui Sidang UNESCO pada Maret 2023 mendatang di Paris, Perancis.

Diketahui, UNESCO telah melaksanakan sejumlah assesmen melalui kunjungan dua evaluator UNESCO Global Park.

Dalam kesempatan tersebut, Gubernur telah menyampaikan potensi Geopark ini serta dukungan Pemprov Sulsel dan Pemkab Pangkep dan Maros.

Geopark Maros Pangkep memiliki keistimewaan berupa landscape dengan tipe tower karst yang menjulang tinggi yang tersusun dari batuan gamping yang sangat khas.

Bahkan, Geopark Maros Pangkep menjadi salah satu karst kelas dunia dengan keindahan, keunikan flora dan fauna, nilai-nilai ilmiah dan sosial budaya dan salah satu kawasan karst terluas di dunia.