Kamis, 05 November 2026 10:38 WIB
Penulis:Adzkiya Izora
Editor:Adzkiya Izora

MAKASSARINSIGHT.com — WhatsApp masih menjadi aplikasi perpesanan instan paling populer di Indonesia dan digunakan untuk berbagai kebutuhan komunikasi sehari-hari. Namun, di balik kemudahannya, WhatsApp tetap berpotensi menjadi sasaran kejahatan siber. Pelaku dapat memanfaatkan berbagai celah keamanan maupun kelalaian pengguna untuk melakukan penyadapan, peretasan akun, hingga penyalahgunaan akses.
Jika suatu saat akun WhatsApp milikmu diretas, kamu bisa kehilangan akses ke akun WhatsApp-mu. Lebih buruk lagi, bisa jadi peretas menggunakan akun WA-mu untuk menyamar sebagai dirimu dan mengirim chat ke orang-orang di daftar kontakmu.
Kabar baiknya, kamu tidak perlu terlalu khawatir. Kamu bisa tetap melindungi akun WhatsApp dengan melakukan beberapa cara berikut ini, seperti yang telah dirangkum dari BitDefender dan NedBank.
Baca Juga:
Autentikasi dua faktor penting untuk diaktifkan karena dapat melindungi akun WhatsApp kamu. Buatlah PIN enam digit yang akan diminta WhatsApp saat nomor ponselmu didaftarkan di perangkat baru.
Tanpa pin ini, orang lain bisa mendapatkan kartu SIM atau SMS berisi kode verifikasi milikmu yang berpotensi bisa mengambil alih akun WA-mu.
Fitur ini akan membantu kamu mengatur ulang PIN saat kamu lupa atau akun WhatsApp milikmu diretas. Dengan menambahkan email pemulihan ini, kamu tidak akan kehilangan akses ke akun secara permanen.
Meski begitu, pastikan alamat email pemulihanmu juga terlindungi dengan baik. Gunakan password kuat dan aktifkan autentikasi dua faktor pada akun email tersebut.
Tidak sedikit orang yang menyepelekan membuat password, dengan membuat kata sandi yang mudah ditebak seperti 1111, 0000, atau tanggal lahir.
Padahal hacker bisa jadi sudah mengetahui kebiasaan tersebut. Oleh karena itu, gunakan password yang kuat, minimal enam digit yang tidak berkaitan dengan informasi pribadimu.
Gabungkan angka, huruf besar, huruf kecil, dan karakter khusus.
Baca Juga:
Chat WhatsApp sebetulnya sudah dilindungi dengan sistem enkripsi end-to-end.
Namun, percakapan yang sudah dicadangkan dan tersimpan di layanan penyimpanan cloud seperti iCloud atau Google Drive bisa menjadi celah keamanan, kalau tidak dilindungi dengan enkripsi.
Itu tadi beberapa cara melindungi akun WhatsApp dari aksi penyadapan dan peretasan.
Tulisan ini telah tayang di balinesia.id oleh Justina Nur Landhiani pada 04 Nov 2026