Rabu, 30 September 2026 07:12 WIB
Penulis:El Putra
Editor:El Putra

MAKASSARINSIGHT.com — Perumda Parkir Makassar Raya memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) ke-27 dengan memperkuat komitmen transformasi pengelolaan perparkiran dan peningkatan kualitas pelayanan kepada masyarakat Kota Makassar.
Peringatan HUT ke-27 yang digelar di halaman Kantor Perumda Parkir Makassar Raya, Jalan Hati Mulia, Makassar, Selasa (29/9/2026), mengusung semangat “Bersama Melangkah Menuju Parkir yang Lebih Baik”.
Momentum tersebut tidak hanya menjadi perayaan perjalanan perusahaan selama 27 tahun, tetapi juga dimanfaatkan untuk memperkuat konsolidasi internal, terutama dari sisi integritas, profesionalisme, disiplin, dan orientasi pelayanan.
Rangkaian kegiatan diawali apel pagi yang diikuti jajaran Direksi, Dewan Pengawas, pejabat struktural, pegawai, dan calon pegawai Perumda Parkir Makassar Raya.
Baca Juga:
Salah satu agenda utama yakni penandatanganan surat pernyataan komitmen oleh calon pegawai dari setiap bagian yang dilanjutkan dengan penyerahan Surat Keputusan (SK) calon pegawai secara simbolis.
Direktur Utama Perumda Parkir Makassar Raya, Adi Rasyid Ali, mengatakan penandatanganan komitmen tersebut menjadi bagian dari upaya membangun sumber daya manusia yang profesional dan memiliki tanggung jawab terhadap perusahaan.
“Memasuki usia ke-27, tantangan Perumda Parkir semakin besar. Karena itu, yang kita bangun bukan hanya sistem perparkiran, tetapi juga sumber daya manusia yang memiliki integritas, tanggung jawab dan komitmen terhadap perusahaan,” ujar Adi Rasyid Ali.
Menurutnya, transformasi pengelolaan perparkiran membutuhkan dukungan organisasi yang kuat serta sumber daya manusia yang mampu beradaptasi dengan perkembangan teknologi dan tuntutan masyarakat terhadap pelayanan publik yang semakin cepat, transparan, dan akuntabel.
Karena itu, perjalanan 27 tahun Perumda Parkir Makassar Raya dinilai menjadi momentum untuk mengevaluasi berbagai hal sekaligus memperkuat pijakan perusahaan menuju pengelolaan perparkiran yang lebih modern.
Transformasi tersebut mencakup peningkatan kualitas pelayanan, optimalisasi potensi perparkiran, penguatan pengawasan di lapangan, penataan juru parkir, pengembangan kawasan dan kantong parkir, hingga penerapan sistem pembayaran nontunai dan teknologi digital secara bertahap.
Adi Rasyid Ali menegaskan, pengelolaan parkir tidak semata berkaitan dengan pendapatan perusahaan, tetapi juga memiliki keterkaitan dengan penataan ruang kota, kelancaran lalu lintas, dan kenyamanan masyarakat.
“Perparkiran merupakan bagian dari wajah pelayanan sebuah kota. Parkir yang tertata akan memberikan dampak terhadap ketertiban lalu lintas, kenyamanan masyarakat dan aktivitas ekonomi. Karena itu, pembenahan parkir harus dilakukan secara menyeluruh dan berkelanjutan,” tegasnya.
Ia juga menekankan pentingnya membangun budaya kerja yang berorientasi pada pelayanan. Menurutnya, pembenahan sistem dan pemanfaatan teknologi harus berjalan seiring dengan peningkatan kualitas sumber daya manusia.
“Kami ingin membangun Perumda Parkir yang semakin profesional. Teknologi harus kita perkuat, sistem harus kita benahi, tetapi yang paling utama adalah manusianya. Integritas, disiplin dan semangat melayani harus menjadi budaya kerja seluruh jajaran,” katanya.
Setelah apel dan penandatanganan komitmen, rangkaian peringatan HUT dilanjutkan dengan pemotongan tumpeng dan doa bersama. Kegiatan tersebut menjadi ungkapan syukur sekaligus momentum mempererat kebersamaan seluruh jajaran Perumda Parkir Makassar Raya.
Memasuki usia ke-27, perusahaan juga menegaskan komitmennya untuk mendukung arah kebijakan Pemerintah Kota Makassar dalam membangun sistem transportasi dan tata kelola perkotaan yang semakin modern.
Baca Juga:
Semngat “Parkir Tertib, Kota Tertata” menjadi bagian dari arah pembenahan melalui inovasi pelayanan, digitalisasi sistem perparkiran, peningkatan pengawasan, optimalisasi potensi pendapatan, serta pengembangan infrastruktur dan kantong parkir yang lebih representatif.
Upaya tersebut membutuhkan kolaborasi antara Perumda Parkir dengan Pemerintah Kota Makassar, perangkat daerah, aparat penegak hukum, pelaku usaha, juru parkir, dan masyarakat sebagai pengguna layanan.
Adi Rasyid Ali mengatakan HUT ke-27 harus menjadi momentum untuk melihat tantangan perusahaan ke depan sekaligus memperkuat komitmen seluruh jajaran.
“HUT ke-27 bukan sekadar memperingati perjalanan yang telah kita lalui. Ini adalah momentum untuk melihat ke depan, memperkuat komitmen dan bergerak bersama. Target kita jelas: pelayanan semakin baik, perusahaan semakin sehat, dan pengelolaan parkir Kota Makassar semakin tertib dan modern,” pungkas ARA. (*)