Bank Sulselbar Syariah
Selasa, 18 Agustus 2026 10:15 WIB
Penulis:El Putra
Editor:El Putra

MAKASSARINSIGHT.com – Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) Provinsi Sulawesi Barat memperkuat koordinasi dengan PT Bank Sulselbar untuk mendorong transformasi layanan keuangan daerah yang lebih cepat, transparan, dan akuntabel.
Langkah tersebut dilakukan melalui konsultasi dan koordinasi yang digagas Syaharuddin, peserta Pelatihan Kepemimpinan Administrator (PKA) Pemerintah Provinsi Sulawesi Barat 2026, di Saoraja Priority Bank Sulselbar, Makassar, Jumat (14/8/2026).
Dalam pertemuan yang diterima Kepala Divisi Korporasi dan Komersil Bank Sulselbar, Andi Wildhaniaty, bersama jajaran, Syaharuddin memaparkan aksi perubahan bertajuk “SIPAMANDAR Next Generation: Transformasi Layanan Keuangan Daerah yang Cepat, Transparan dan Akuntabel.”
Inovasi tersebut diarahkan untuk mempercepat proses layanan keuangan daerah melalui digitalisasi, menyediakan sistem monitoring secara real time, serta memperkuat transparansi, akuntabilitas, dan kinerja pengelolaan keuangan.
“Koordinasi dengan stakeholder menjadi kunci agar aksi perubahan tidak hanya menjadi inovasi internal, tetapi dapat terintegrasi dengan pihak-pihak yang terlibat langsung dalam proses layanan keuangan daerah,” ujar Syaharuddin.
Menurutnya, Bank Sulselbar menjadi salah satu stakeholder strategis karena berperan sebagai bank RKUD yang mendukung transaksi dan layanan keuangan Pemerintah Provinsi Sulawesi Barat.
Koordinasi sejak tahap awal dinilai penting untuk memastikan pengembangan SIPAMANDAR Next Generation dapat disesuaikan dengan kebutuhan serta proses bisnis yang berjalan.
Dalam pertemuan tersebut, Bank Sulselbar menyatakan komitmennya mendukung Pemprov Sulbar dalam mewujudkan layanan keuangan daerah yang lebih cepat, efektif, efisien, transparan, dan akuntabel melalui pemanfaatan serta pengembangan SIPAMANDAR Next Generation.
Kepala BPKAD Provinsi Sulawesi Barat, Mohammad Ali Chandra, menegaskan kolaborasi antarlembaga menjadi faktor penting dalam mendorong inovasi dan digitalisasi tata kelola keuangan daerah.
“Transformasi tata kelola keuangan daerah membutuhkan sinergi. Pengembangan SIPAMANDAR Next Generation diharapkan dapat menghadirkan layanan yang lebih cepat, efektif, efisien, transparan dan akuntabel, sekaligus memperkuat pengendalian dan monitoring proses keuangan daerah,” ujar Ali Chandra.
Ia menambahkan, kerja sama dengan Bank Sulselbar diharapkan dapat memastikan inovasi yang dikembangkan memberikan manfaat nyata bagi peningkatan kualitas layanan keuangan daerah.
Koordinasi tersebut menjadi salah satu langkah awal aksi perubahan dalam PKA 2026 sekaligus membuka ruang kolaborasi antara Pemprov Sulbar dan Bank Sulselbar dalam membangun layanan keuangan daerah yang modern, terintegrasi, dan responsif.
Upaya ini sejalan dengan komitmen Pemprov Sulbar di bawah kepemimpinan Gubernur Suhardi Duka untuk memperkuat tata kelola pemerintahan yang efektif, efisien, transparan, dan akuntabel melalui pemanfaatan teknologi dalam pengelolaan keuangan daerah. (****)