Bank Sulselbar
Kamis, 11 Juni 2026 20:57 WIB
Penulis:El Putra
Editor:El Putra

MAKASSARINSIGHT.com – Pemerintah Kota Makassar bersama Bank Sulselbar memperkuat sinergi dalam mendorong pertumbuhan Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) melalui perluasan akses pembiayaan Kredit Usaha Rakyat (KUR). Kolaborasi tersebut diharapkan mampu mempercepat lahirnya wirausaha baru sekaligus meningkatkan daya saing pelaku usaha lokal di tengah tantangan ekonomi.
Kerja sama itu ditandai dengan penandatanganan nota kesepahaman (MoU) antara Dinas Koperasi dan UKM Kota Makassar dengan Bank Sulselbar pada rangkaian Ewa-Ko Fest 2026 (Makassar Entrepreneurship Festival) yang digelar dalam peringatan Hari Kewirausahaan Nasional. Melalui kerja sama tersebut, Bank Sulselbar menjadi mitra strategis pemerintah dalam memperluas akses permodalan bagi UMKM dan pedagang kaki lima (PKL).
Wali Kota Makassar Munafri Arifuddin mengatakan, penguatan sektor UMKM menjadi salah satu strategi utama pemerintah dalam membangun ekonomi daerah yang tangguh. Menurutnya, kota yang maju adalah kota yang mampu melahirkan lebih banyak pengusaha yang berkembang dan mampu menciptakan lapangan kerja.
Ia menilai keberadaan KUR dengan bunga yang terjangkau akan memberikan kesempatan lebih luas bagi pelaku usaha untuk meningkatkan kapasitas bisnis tanpa terbebani persoalan permodalan. Dukungan Bank Sulselbar dinilai menjadi langkah konkret dalam memperkuat ekosistem kewirausahaan di Kota Makassar.
Selain mendukung pengembangan UMKM, program pembiayaan tersebut juga menjadi bagian dari kebijakan penataan kawasan perkotaan. Pemerintah Kota Makassar memastikan para pedagang yang direlokasi dari fasilitas umum maupun fasilitas sosial tetap memperoleh akses modal usaha melalui skema KUR sehingga proses penataan kota berjalan beriringan dengan pemberdayaan ekonomi masyarakat.
“Kami tidak hanya melakukan penataan, tetapi juga menghadirkan solusi agar pelaku usaha tetap bisa berkembang melalui akses pembiayaan,” demikian komitmen yang disampaikan Pemerintah Kota Makassar.
Kepala Dinas Koperasi dan UKM Kota Makassar, Arlin Ariesta, menegaskan kolaborasi dengan Bank Sulselbar merupakan implementasi arahan Wali Kota Makassar agar penataan kota tidak mengorbankan mata pencaharian masyarakat. Para pelaku usaha tidak hanya diarahkan berjualan di lokasi resmi, tetapi juga dibantu memenuhi standar usaha dan memperoleh akses pembiayaan yang lebih mudah.
Pada kesempatan tersebut, Bank Sulselbar bersama Pemerintah Kota Makassar juga menyerahkan bantuan pembiayaan KUR kepada sejumlah pelaku UMKM dari berbagai sektor usaha, mulai dari kuliner, rumah kreatif, jasa pendingin, hingga usaha warung. Langkah ini menjadi simbol dimulainya perluasan akses pembiayaan yang menyasar lebih banyak pelaku usaha produktif di Makassar.
Kolaborasi tersebut memperkuat peran Bank Sulselbar sebagai bank pembangunan daerah yang aktif mendukung program pemerintah dalam meningkatkan inklusi keuangan. Melalui penyaluran KUR, pelaku UMKM diharapkan semakin mudah memperoleh modal kerja untuk mengembangkan usaha, meningkatkan produktivitas, dan membuka lapangan pekerjaan baru.
Pemerintah Kota Makassar optimistis sinergi dengan Bank Sulselbar akan menjadi salah satu motor penggerak pertumbuhan ekonomi daerah. Dengan semakin luasnya akses pembiayaan, UMKM diharapkan mampu naik kelas, memperkuat struktur ekonomi lokal, serta meningkatkan kontribusinya terhadap pembangunan Kota Makassar secara berkelanjutan. (****)