Kamis, 15 Oktober 2026 16:15 WIB
Penulis:El Putra
Editor:El Putra

MAKASSARINSIGHT.com — Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan menyalurkan 403.000 liter air bersih kepada 4.936 kepala keluarga (KK) atau 13.235 jiwa di Kota Makassar. Distribusi yang berlangsung sejak 8 September hingga 14 Oktober 2026 tersebut dilakukan untuk membantu warga memenuhi kebutuhan air bersih di tengah musim kemarau berkepanjangan.
Penyaluran air menyasar tujuh kecamatan, yakni Tallo, Makassar, Manggala, Panakkukang, Biringkanaya, Tamalate, dan Bontoala. Bantuan tersebut menjangkau 12 kelurahan yang mengalami keterbatasan pasokan air bersih.
Kepala Dinas Perumahan, Kawasan Permukiman dan Pertanahan (Disperkimtan) Sulsel, Syamsul S, mengatakan distribusi air bersih merupakan tindak lanjut arahan Gubernur Sulawesi Selatan, Andi Sudirman Sulaiman, untuk memastikan kebutuhan dasar masyarakat tetap terpenuhi selama musim kemarau.
“Penyaluran air bersih ini kita lakukan setiap hari di kawasan permukiman yang memang sangat terdampak. Distribusi akan terus kita lakukan sampai kondisi kembali normal setelah musim kemarau,” kata Syamsul, Kamis (15/10/2026).
Berdasarkan data Pemprov Sulsel, distribusi tersebut telah mencapai 74 ritase pengiriman. Penyaluran dilakukan secara bertahap ke kawasan permukiman yang membutuhkan bantuan, terutama untuk memenuhi kebutuhan rumah tangga sehari-hari.
Syamsul mengatakan, masyarakat menyambut baik bantuan tersebut. Tim di lapangan juga memastikan distribusi dilakukan secara merata agar bantuan dapat menjangkau warga yang membutuhkan.
“Tim di lapangan memastikan penyaluran berlangsung merata dan tepat sasaran demi memenuhi kebutuhan sehari-hari, terutama keperluan rumah tangga masyarakat,” ujarnya.
Adapun 12 kelurahan penerima bantuan meliputi Paccerakkang, Tamalanrea Jaya, Kapasa, Tello Baru, Kaluku Bodoa, Rappokalling, Panampu, Pampang, Bara-Baraya, Maccini, Bunga Ejaya, dan Buloa.
Penyaluran air bersih ini juga melibatkan kolaborasi lintas sektor. Sejumlah pihak yang terlibat antara lain Disperkimtan Sulsel, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Sulsel, Jamkrida Sulsel, PT Kawasan Industri Makassar (KIMA), PT Sulsel Citra Indonesia (Perseroda), PT Vale Indonesia, PT Gowa Makassar Tourism Development Tbk (GMTD), dan Pelindo.
Melalui kerja sama tersebut, Pemprov Sulsel berupaya menjaga ketersediaan air bersih bagi masyarakat yang terdampak kekeringan. Distribusi akan dilanjutkan sesuai kebutuhan lapangan hingga kondisi pasokan air kembali normal. (*)