PDAM Makassar
Selasa, 09 Juni 2026 20:23 WIB
Penulis:El Putra
Editor:El Putra

MAKASSARINSIGHT.com – Perumda Air Minum Kota Makassar terus memperkuat langkah antisipasi terhadap potensi krisis air bersih dengan mempercepat pembangunan sistem pompa air baku di kawasan Sungai Moncongloe, Kabupaten Maros.
Pelaksana Tugas (Plt) Direktur Utama Perumda Air Minum Kota Makassar, Andi Syahrum, bersama Plt Direktur Umum, Andi Taufiq Aris, turun langsung meninjau persiapan pemasangan pompa air baku tersebut, Selasa (9/6/2026).
Peninjauan dilakukan untuk memastikan progres pekerjaan berjalan sesuai target sekaligus menindaklanjuti komitmen PT Teraya agar sistem pompa air baku di kawasan Manggala dapat mulai beroperasi pada akhir Juni 2026.
Pembangunan pompa tersebut diproyeksikan menjadi sumber tambahan pasokan air baku bagi Perumda Air Minum Kota Makassar, khususnya untuk memperkuat pelayanan di wilayah utara dan timur kota yang selama ini masih menghadapi keterbatasan debit air.
“Kami memastikan komitmen PT Teraya agar akhir Juni ini pompa di Manggala sudah dapat berfungsi. Masih ada beberapa pekerjaan tersisa, tetapi kami sudah meminta percepatan agar penyambungan jaringan bisa segera diselesaikan,” ujar Andi Syahrum.
Ia menjelaskan, masih terdapat sejumlah pekerjaan yang perlu dirampungkan sebelum sistem dapat diuji coba. Di antaranya tiga unit pompa yang belum terkoneksi dengan sistem utama, jaringan kelistrikan yang belum tersedia, serta beberapa sambungan pipa pada bagian akhir jalur distribusi yang masih membutuhkan penyelesaian.
Meski demikian, pihaknya optimistis seluruh tahapan pekerjaan dapat diselesaikan sesuai jadwal sehingga operasional pompa dapat segera dimulai.
Menurut Andi Syahrum, keberadaan pompa baru tersebut sangat penting mengingat selama beberapa tahun terakhir tambahan pasokan air baku masih mengandalkan pompa lama yang kini mengalami kerusakan.
Kondisi tersebut, kata dia, menjadi salah satu faktor yang memengaruhi ketersediaan air baku menuju Instalasi Pengolahan Air (IPA) dan berdampak pada pelayanan kepada pelanggan.
“Tahun-tahun sebelumnya kebutuhan tambahan air baku masih dibantu oleh pompa lama. Namun tahun ini pompa tersebut mengalami kerusakan dan tidak lagi dapat digunakan, sementara kami menunggu penyelesaian sistem pompa yang baru,” katanya.
Ia menegaskan, jajaran direksi akan terus mengawal progres pembangunan hingga seluruh sistem dapat beroperasi secara optimal. Bahkan, dalam waktu dekat pihaknya kembali menjadwalkan peninjauan lapangan untuk memastikan seluruh pekerjaan berjalan sesuai target.
Andi Syahrum menargetkan minimal satu unit pompa sudah dapat menjalani uji coba operasional pada akhir Juni 2026 sebelum seluruh sistem beroperasi penuh.
Apabila telah berfungsi, sistem pompa air baku Moncongloe tersebut akan menjadi sumber tambahan pasokan yang diprioritaskan untuk memperkuat distribusi air bersih di kawasan utara dan timur Kota Makassar, termasuk sejumlah wilayah yang selama ini masih membutuhkan tambahan debit air.
“Tambahan pasokan ini nantinya diprioritaskan untuk wilayah utara, Kerung-Kerung, dan kawasan timur Kota Makassar agar pelayanan kepada masyarakat semakin baik dan merata,” pungkasnya. (*)